Laporan Bedah SKL 2012

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Salah satu kompetensi pedagogik yang harus dimiliki guru mata pelajaran adalah “memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran”. (Permendiknas No. 16 tahun 2006).

Hasil Ujian Nasional dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk  pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. (PP 19 tahun 2005)

Berdasarkan data hasil ujian teridentifikasi bahwa di beberapa SMP terdapat kesenjangan antara persentase kelulusan berdasarkan Nilai Sekolah dengan kelulusan berdasarkan Nilai Ujian Nasional Murni.

Berdasarkan Permendikbud No 59 Tahun 2011, Pasal 6 mengatakan bahwa:

  1. Kriteria kelulusan peserta didik dari UN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d:a. SD/MI dan SDLB ditetapkan oleh satuan pendidikan dalam rapat dewan guru;
  2. b. SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan oleh Menteri; berdasarkan perolehan NA.
  3. NA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai UN.
  4. Peserta didik SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Melihat berbagai latar belakang di atas perlu adanya workshop bedah SKL UN SMP Tahun 2012 di SMP Negeri 4 Lembang.

B.   Tujuan

Dengan tujuan dilaksanakan kegiatan bedah SKL ini adalah :

  1. Guru memahami bahwa hasil Evaluasi Belajar Tahun Pelajaran 2010/2011 di SMP Negeri 4 Lembang masih rendah.
  2. Guru termotivasi untuk memperbaiki pembelajaran dan penilaian
  3. Meningkatkan kemampuan guru untuk:
  4. Mengembangkan indikator soal, mengacu pada indikator SKL UN
  5. Perumusan kisi-kisi soal US 2011/2012
  6. Penulisan butir soal prediksi UN 2011/2012

C.   Waktu

Workshop telah dilaksanakan selama satu hari, Jum’at-Sabtu 6-7 Januari  2012 mulai pukul 08.30 sampai 16.30

D.   Acara Pelaksanaan Bedah SKL UN SMP Tahun 2012

Acara pelaksanaan bedah SKL:

  1. Pembukaan
  2. Sambutan Kepala SMP Negeri 4 Lembang
  3. Sambutan Ketua Panitia Tim Bedah SKL
  4. Materi Bedah SKL UN SMP Tahun 2012

E.    Tempat

Ruang Multimedia

SMP Negeri 4 Lembang

Jl. Sukarasa Desa Cibodas Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat

F.    Peserta

Peserta sekitar 45 orang (daftar terlampir), yang berasal dari unsur guru sebanyak 37 orang, tenaga tata usaha sebanyak 5 orang , tenaga perpustakaan 1 orang, dan tenaga pembantu sekolah yang berada di SMP Negeri 4 Lembang

G.   Hasil Yang Diharapkan

 

  1. Adanya kesepahaman tentang pemahaman SKL dari permendikbud  nomor 59 tahun 2012 yang dihadapi oleh SMP Negeri 4 Lembang.
  2. Terbentuknya tim bedah SKL yang betul-betul bisa meluangkan waktu, tenaga dan perhatian untuk program persiapan menghadapi UN tahun 2012 di SMP Negeri 4 Lembang
  3. Tersepakatinya kerangka dan rencana kerja bagi tim kerja bedah SKL UN SMP tahun 2012 di  SMP Negeri 4 Lembang

H.   Hak-Hak Peserta

Selama kegiatan workshop peserta akan mendapatkan :

1.   Materi workshop

2.   Honorarium

3.   Konsumsi

I.      Panitia

Panitia workshop “Bedah SKL UN SMP Tahun 2012” adalah dari unsur kurikulum dan guru Mata Pelajaran yang di UN kan.

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN WORKSHOP

 A.   Pembukaan

Pembukaan mulai pukul 08.30-09.30

Pembawa Acara : Drs. Bambang Utoyo

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Yang terhormat Ibu Kepala SMP Negeri 4 Lembang, yang terhormat para Wakil Kepala SMP Negeri 4 Lembang, Panitia penyelenggara workshop bedah SKL UN SMP Tahun 2012 yang saya hormati dan para tenaga pendidik dan kependidikan SMP Negeri 4 Lembang saya hormati. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan limpahan dan taufik hidayahNya kita bisa berkumpul di forum ini. Pembukaan Workshop ini kita buka dengan membaca Bismillahirrahmannirrahim, dan untuk pengefektipkan waktu kita langsung ke acara selanjutnya yaitu sambutan dari Ibu Kepala SMPNegeri 4 Lembang kepadanya kami persilahkan.

B.   Sambutan-Sambutan

Sambutan : Dr. Hj. Nita Isaeni, S.Ip, M.Pd.

Sambutan Kepala SMP Negeri 4 Lembang, intinya mendukung pelaksanaan program Bedah SKL UN SMP Tahun 2012. Bedah SKL ini dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan evaluasi hasil belajar siswa, mempersiapkan siswa dalam menghadapi ujian nasional dan menambah wawasan guru untuk menelaah SKL yang sudah ada di SMP Negeri 4 Lembang.

C.   Laporan Ketua Penyelenggara

Laporan Ketua Penyelenggara : Ema Sukaesih, S.Pd.

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillah, yang saya hormati Ibu Kepala SMP Negeri 4 Lembang, Para Wakasek SMP Negeri 4 Lembang,  peserta workshop, puji syukur kita panjatkan kepada Yang Maha Kuasa. Kita hadir pada acara yang baik ini yakni program  Bedah SKL UN SMP Tahun 2012 di SMP Negeri 4 Lembang ini mendapat perlindungan dari Allah SWT. Kiranya dapat kami sampaikan laporan kegiatan sebagai berikut:

Dasar Workshop :

Sejalan dengan program SMP Negeri 4 Lembang untuk tahun ajaran 2011/2012 dalam upaya meningkatkan program peningkatan kualitas pendidikan yang ada di SMP Negeri 4 Lembang

Jumlah Peserta yang mengikuti sebanyak 45 orang yang terdiri dari unsur guru sebanyak 37 orang, unsur TU 5 orang, tenaga perpustakaan sebanyak 1 orang, dan 2 orang tenaga kebersihan sekolah yang ada di SMP Negeri 4 Lembang.

D.   Presentasi

Presentasi Sesi Pertama

Mulai 10.00 –  11.45

Materi : Penjelasan Permendikbud no 59 tahun 2012

Nara Sumber : Drs. Bambang Utoyo

Isi (terlampir)

Waktu 12.00-13.00 (Ishoma)

 

Presentasi Sesi Kedua

Mulai 13.00 –  14.30

Materi : Penjelasan SKL UN SMP Tahun 2012

Nara Sumber : Yudi Kustiana, S.Pd.

Isi (terlampir)

E.    Pelaksanaan acara

Adapun langkah-langkah analisis SKL dan penyusunan butir soal yang dilatihkan kepada guru-guru sbb:

  1. Membandingkan  SKL UN 2011 dan 2012 meliputi Jumlah SKL, Ruang Lingkup Materi, Identifikasi UKRK, Jumlah Kemampuan yang diuji, Penyebaran kemampuan setiap SKL dan Pengembangan kemampuan setiap SKL
  2. Verifikasi SKL 2011/2012 dengan soal UN 2010/2011 meliputi Ruang Lingkup Materi, Pengembangan Indikator,  Penyebaran materi  setiap kelas
  3. Menyusun Kisi-kisi soal SKL, indikator SKL, indikator  soal, bentuk soal, dan no Soal
  4. Menyusun Soal berdasarkan kaidah penulisan soal berdasarkan Validitas Isi, Konstruksi, dan Bahasa   memenuhi Syarat.

adapun Kerucut Ketercapaian Kompetensi mulai dari: analisis SKL, analisis SK/KD,Analisis materi, penyususnan kisi-kisi sial soal  dan terakhir menghasilkan produk soal prediksi berbasis SKL.

Peserta diberi tugas kelompok untuk mebuat :

1.    Analisis SKL mata pelajaran untuk 1 (satu) SKL saja;

2.    Kisi-kisi soal ujian sekolah mengacu pada SKL sesuai dengan SKL yang dianalisis;

3.    Soal sesuai dengan kisi-kisi soal yang disusun.

Adapun langkah teknis yang dilakukan peserta dalam mengisi format pengembangan hsil analisis SKL unutk ujian nasional  sbb:

Langkah I: mengisi format Bedah / analisis SKL sbb:

1.    Kolom pertama, mengutip SKL dari permendikbud  nomor 59 tahun 2011

2.    Kolom kedua, menetukan atau memilih SK/KD yang berhubungan dengan SKL pada kolom pertama

3.    Kolom ketiga mengutip Indikator SKL sesuai kolom pertama.

4.    Mengisi kolom bahwa (kolom 1,2,3) dijarkan dikelas berap.

5.    Kolom 6 mengembangkan indikator SKL menjadi beberapa indikator kemunginan ( sekaligus merupakan indikator pridiksi soal UN  yang akan muncul.

Langkah II:melakukan ANALISIS KISI-KISI SOAL UJIAN  sbb:

1.    kolom 1 dan 2 mengutip pada format langkah I.

2.    klom ke 3 menetukan materi pokok dengan cara mebuang kata kerja pada KD

3.    kolom 4 , mataeri kelas barapa (lihat standar ini permen 21/2006)

4.    kolom 5 menentukan indikator soal : diambil dari indikator pengembangan pada langkah I (kolom 6)

5.    kolom 6 isi soal nomor berapa.

langkah III: mengisi kartu soal sesuai hasil langkah I dan II.

langkah IV : melakukan telaah butir soal kualitatif setiap butir soal pada kartu soal berdasarkan kaidah penulisan butior soal  dilihat dari 3 hal :

Tujuan penelaahan adalah:

1.    Untuk mengkaji dan menelaah setiap butir soal agar diperoleh soal yang bermutu sebelum soal digunakan.

2.    Untuk membantu meningkatkan tes melalui revisi atau membuang soal yang tidak efektif,

3.    Serta untuk mengetahui informasi diagnostik pada siswa apakah mereka sudah/belum memahami materi yang telah diajarkan (Aiken, 1994: 63).

  1. Soal yang bermutu adalah soal yang dapat memberikan informasi setepat-tepatnya sesuai dengan tujuannya di antaranya dapat menentukan peserta didik mana yang sudah atau belum menguasai materi yang diajarkan guru.

Analisis kualitatif mencakup pertimbangan validitas isi dan konstruk, sedangkan analisis kuantitatif mencakup pengukuran kesulitan butir soal dan diskriminasi soal yang termasuk validitas soal dan reliabilitasnya.

 Jadi, ada dua cara yang dapat digunakan dalam penelaahan butir soal yaitu penelaahan soal secara kualitatif dan kuantitatif. Kedua teknik ini masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Oleh karena itu teknik terbaik adalah menggunakan keduanya (penggabungan). pada tulisan  diuraikan hanya dibatasi pada analisis telah butir soal kualitatif .

 Penelaah diberikan pengarahan, kemudian tahap berikutnya para penelaah berkerja sendiri-sendiri di tempat yang tidak sama. Para penelaah dipersilakan memperbaiki langsung pada teks soal dan memberikan komentarnya serta memberikan nilai pada setiap butir soalnya yang kriterianya adalah: baik, diperbaiki, atau diganti.

Secara ideal penelaah butir soal di samping memiliki latar belakang materi yang diujikan, beberapa penelaah yang diminta untuk menelaah butir soal memiliki keterampilan, seperti  guru yang mengajarkan materi itu, ahli materi, ahli pengembang kurikulum, ahli penilaian, psikolog, ahli bahasa, ahli kebijakan pendidikan, atau lainnya.

 Prosedur Analisis Secara Kualitatif

 Dalam menganalisis butir soal secara kualitatif, penggunaan format penelaahan soal akan sangat membantu dan mempermudah prosedur pelaksanaannya. Format penelaahan soal digunakan sebagai dasar untuk menganalisis setiap butir soal. Format penelaahan soal yang dimaksud adalah format penelaahan butir soal: uraian, pilihan ganda, tes perbuatan dan instrumen  non-tes.

Agar penelaah dapat dengan mudah menggunakan format penelaahan soal, maka para penelaah perlu memperhatikan petunjuk pengisian formatnya. Petunjuknya adalah seperti berikut ini.

1.    Analisislah setiap butir soal berdasarkan semua kriteria yang tertera di dalam format!

2.    Berilah tanda cek (V) pada kolom “Ya” bila soal yang ditelaah sudah sesuai dengan kriteria!

3.    Berilah tanda cek (V) pada kolom “Tidak” bila soal yang ditelaah tidak sesuai dengan kriteria, kemudian tuliskan alasan pada ruang catatan atau pada teks soal dan perbaikannya.

PENELAAHAN SOAL BENTUK PILIHAN GANDA

Dari sisi Materi

  1. Soal sesuai dengan indikator (menuntut tes tertulis untuk bentuk pilihan ganda)
  2. Materi yang ditanyakan sesuai dengan kompetensi (urgensi, relevasi, kontinyuitas, keterpakaian sehari-hari tinggi)
  3. Pilihan jawaban homogen dan logis
  4. Hanya ada satu kunci jawaban

 dari sisi Konstruksi Soal

  1. Pokok soal dirumuskan dengan singkat, jelas, dan tegas
  2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban merupakan pernyataan yang diperlukan saja
  3. Pokok soal tidak memberi petunjuk kunci jawaban
  4. Pokok soal bebas dan pernyataan yang bersifat negatif ganda
  5. Pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi
  6. Gambar, grafik, tabel, diagram, atau sejenisnya jelas dan berfungsi
  7. Panjang pilihan jawaban relatif sama
  8. Pilihan jawaban tidak menggunakan pernyataan “semua jawaban di atas salah/benar” dan sejenisnya
  9. Pilihan jawaban yang berbentuk angka/waktu disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka atau kronologisnya
  10. Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya

dari kaidah penulisan Bahasa/Budaya:

  1. Menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia
  2. Menggunakan bahasa yang komunikatif
  3. Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu
  4. Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama, kecuali merupakan satu kesatuan pengertian

 

BAB III

PENUTUP

 Demikian laporan kegiatan ini dibuat sebagai pertanggung jawaban panitia kepada Sekolah. Sudah barang tentu masih terdapat kekurangan di sana sini terutama dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan. Untuk itu kritik dan saran positif yang membangun panitia harapkan. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan kepanitiaan selanjutnya dan sekaligus sebagai pijakan pembelajaran untuk perbaikan.

Lampiran-lampiran

Lampiran 1 : Susunan Acara

 

SUSUNAN ACARA

   Pembukaan : 08.30 – 09.30 WIB

Sambutan 1 : Dr. Hj. Nita Isaeni, S.Ip, M.Pd.

   (Kepala SMP Negeri 4 Lembang)

Sambutan 2 : Laporan Kegiatan Ketua Panitia Pelaksanaan Program

                       Oleh : Ema Sukaesih, S.Pd.

   Coffee break : 09.30 – 10.00 WIB

 

   Sesi 1 : 10.00 – 11.45 WIB

Pembicara : Drs. Bambang Utoyo ( Tim Bedah SKL UN SMP Tahun 2012)

Topik : Penjelasan Permendikbud Nomor 59 Tahun 2011

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

   ISHOMA : 12.30 – 13.30 WIB

 

   Sesi 2 : 13.00 – 14.30 WIB

Pembicara : Yudi Kustiana, S.Pd ( Tim Pengembang Bedah SKL)

Topik : Penjelasan SKL UN SMP Tahun 2011

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

   Sesi 3 : 14.30 – 16.00 WIB

Acara Pokok Bedah SKL

Topik : ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

   Sesi 4 (panel) : 16.30 – 16.30 WIB

 Refleksi, penugasan  dan Penutup

Lampiran 2 : Daftar Hadir Peserta  Workshop

 

DAFTAR HADIR

WORKSHOP BEDAH SKL UN SMP TAHUN 2012

SMP NEGERI 4 LEMBANG

No Nama Jabatan Tandatangan
1 Dr.Hj.Nita Isaeni, S.Ip, M.Pd. Kasek
2 Nandang Kusnandar, S.Pd. Wakasek
3 Dadan Sukanda, S.Pd. Wakasek
4 Drs. Iwan Setiabudi Wakasek
5 Drs.Bambang Utoyo Guru
6 H.M. Udin S, S.Pd., M.M.Pd. Guru
7 R. Dadang Kamaludin, S.Pd. Guru
8 N.Yuyun Yuniarti, S.Pd. Guru
9 Hasna Nuraeni, S.Pd Guru
10 Ema Sukaesih, S.Pd. Wakasek
11 Drs. Sarju Guru
12 Ratna Nengsih, S.Pd. Guru
13 Dra. Heni Mulyani Guru
14 Ati Karnati, S.Pd. Guru
15 H. Enjang Hermawan, S.Pd. Guru
16 Lilis Gustini, S.Pd. Guru
17 Yudi Kustiana, S.Pd. Guru
18 Santoso, S.Pd. Guru
19 Iyam Siti Mariam, S.Pd. Guru
20 Handani, S.Pd. Guru
21 Dede Rosidin, S.Ag. Guru
22 Dewi Rohaeni, S.Pd Guru
23 Fitri Agustina, S.Pd Guru
24 Wini Hendayani, S.Pd. Guru
25 Wedaningsih, S.Pd. Guru
26 Suci Intan Sari, S.Pd. Guru
27 Tachyudin, S.Pd. Guru
28 Imam Furqon, S.Pd. Guru
29 Ida Nurfarida, S.Pd Guru
30 Ati Rumyati, S.Pd. Guru
31 Cucu Amanah, S.Pd. Guru
32 Supendi, S.Pd. Guru
33 M. Ramdhan K, S.Pd. Guru
34 Hendra Sanjaya, S.S. Guru
35 Riki Lukmanul Hakim, S.pd. Guru
36 Sri Mahayanti, S.Pd. Guru
37 Gugun Gunawan, A.Md. Guru
38 Yeyen Suryana, S.Pd. Kaur TU
39 Usep Wahyudin, S.Pd. Bendahara
40 Kusnandar Staf TU
41 Nur Wulan Staf TU
42 Elin Staf TU
43 Irma, S.Pd. TK Perpustakaan
44 Handi Pjg Sekolah
45 Dedi Pjg Sekolah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s